PENGARUH INFUSA TEH HITAM (CAMELIA SINENSIS) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR, RENAL DAN JUMLAH SEL-SEL ALFA DAN BETA PANKREAS TIKUS JANTAN SPRAGUEDAWLEY DIINDUKSI ETANOL 20%

Ayu Anita Rosalia, Maria Chrisna Indrasari, Maria Anasthasia Tangsilan, Tejo Jayadi, Sulanto Saleh Danu

Abstract


Latar Belakang: Fungsi antioksidan dari teh telah banyak diteliti. Teh
hitam memiliki kandungan utama theaflavins, thearubigins dan catechins.
Konsumsi etanol kronik dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan fungsi
hepar, pankreas dan ren, yang disebabkan terutama disebabkan oleh proses stres
oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh infusa teh hitam
terhadap gangguan beberapa organ tersebut diinduksi etanol diteliti.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni
dikerjakan dengan rancangan completely randomized design, dengan 6 kelompok
eksperimental yang masing-masing menggunakan 5 ekor tikus. K1 kontrol
normal; K2 diberi infusa teh hitam 0,252 gr/ 200 grBB; (K3) diberi etanol 20%
dengan volume 2 ml/ hari; K4, K5 dan K6 yaitu kelompok perlakuan diberi etanol
20% volume 2 ml, 1 jam kemudian diberi infusa teh hitam dengan dosis 0,126 gr/
200 grBB; 0,252 gr/ 200 grBB;0, 50 gr/ 200 grBB setiap hari. Pada hari ke 31
hewan coba diterminasi dan diambil jaringan hepar, pankreas, dan renal.
Kemudian dilakukan pembuatan sediaan histopatologi pada organ hepar dan
ginjal, sediaan dengan pewarnaan histokimia Victoria blue.
Hasil: Pengamatan dan analisis sediaan histopatologi hepar menunjukkan
adanya perbedaan bermakna p=0,004 (p<0,05);sediaan pankreas menunjukkan
adanya perbedaan bermakna jumlah rata-rata sel alfa dan sel beta pulau
Langerhans pankreas, yaitu p=0,002 untuk sel alfa dan 0,00 untuk sel beta
(p<0,05); sediaan renal menunjukkan adanya perbedaan bermakna rata skor
kerusakan ginjal p=0,001 (p<0,05).
Kesimpulan: Infusa teh hitam memperbaiki gambaran histopatologi hepar
dan ren, serta meningkatkan jumlah sel-sel alfa dan sel-sel beta pankreas pada
tikus putih (Sprague Dawley) yang diberi etanol 20% kronik.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21460/bikdw.v2i1.36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.