UJI POTENSI ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK AIR ALLIUM CEPA L DAN ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA

Merliana Sari Situmeang, Suryani Hutomo, Yanti Ivana Suryanto

Abstract


Bawang bombay (Allium cepa L) dan sambiloto (Andrographis paniculata
Ness) merupakan tumbuhan yang sering kita jumpai di sekitar kita. Allium cepa L
dan Andrographis paniculata Ness secara terpisah telah diteliti dapat menghambat
pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui
potensi antibakteri kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness
terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kedua tanaman tersebut diekstraksi
dengan metode infusa menggunakan pelarut air. Uji daya hambat dilakukan
menggunakan metode difusi dengan mengukur diameter zona hambat. Penelitian
pendahuluan dilakukan untuk menentukan konsentrasi terendah yang sudah
memiliki zona hambat dan didapatkan konsentrasi 25% untuk masing-masing
ekstrak, maka konsentrasi inilah yang digunakan sebagai kombinasi. Data yang
diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova kemudian
dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
peningkatan zona hambat yang signifikan secara statistik (p = 0,00, p < 0,05) pada
kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness dibanding sediaan
tunggal. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan potensi
antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21460/bikdw.v2i1.35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.