PERBANDINGAN RERATA KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN NEUROPATI DAN TANPA NEUROPATI SENSORI MOTOR
DOI:
https://doi.org/10.21460/bikdw.v1i2.13Abstract
Latar Belakang: Neuropati diabetika/polineuropati diabetika ditandai munculnya kehilangan fungsi saraf secara progresif. Komplikasi ini terjadi pada 50% pasien dengan DM tipe 1 dan 2. Kadar HbA1c dapat menggambarkan rata-rata kadar glukosa dalam darah selama 2-3 bulan terakhir. Pemeriksaan ini penting pengelolaan pasien DM dalam jangka panjang dan pasien DM dengan perubahan gula darah yang dramatis setiap harinya. Penelitian sebelumnya mengenai HbA1c dan neuropati masih belum jelas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rerata kadar HbA1c pada pasien DM dengan neuropati dan tanpa neuropati sensori motor.
Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian potong lintang. Penelitian dilakukan di RS Bethesda, Yogyakarta. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 64 sampel. Semua sampel dilakukan screening neuropati sensori motor menggunakan Diabetic Neuropathy Examination, Diabetic Neuropathy Symptom, dan Monofilament Test. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok : DM Neuropati (DMN) dan DM Tidak Neuropati (DMTN); masing-masing kelompok terdiri dari 32 sampel.
Hasil: Hasil penelitian pada 64 sampel menunjukkan bahwa kelompok DMN memiliki rerata kadar HbA1c (% ; mean ± SD) lebih tinggi dibandingkan kelompok DMTN (9,61 ± 2,60 Vs. 9,05 ± 2,35). Hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara rerata kadar HbA1c terhadap neuropati (p = 0,368). Pada penelitian ini didapatkan durasi DM menunjukkan hubungan bermakna terhadap neuropati (p = 0,006).
Kesimpulan: Rerata kadar HbA1c ditemukan lebih tinggi pada pasien DM dengan neuropati sensori motor dibandingkan pada pasien DM tidak neuropati sensori motor, namun secara statistik tidak signifikan.
Downloads
Published
2016-03-23
Issue
Section
Research
Citation Check
License
Authors who publish in Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under CC BY-SA 4.0








