PROFIL KERUSAKAN NUKLEUS SEL HELA OLEH INDUKSI EKSTRAK ETHANOL CURCUMA LONGA
DOI:
https://doi.org/10.21460/bikdw.v1i2.12Abstract
Kunyit (Curcuma longa) merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropis dan sub tropis dan banyak ditemukan di Indonesia. Kurkumin yang merupakan unsur utama kunyit, merupakan antioksidan yang kuat. Penelitian terdahulu melaporkan bahwa ekstrak etanolik Curcuma longa menyebabkan kematian separuh jumlah sel HeLa pada konsentrasi 184,5 μg/ml, dan sebagian besar merupakan apoptosis, tetapi profil kematian sel belum jelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil kematian sel akibat efek sitotoksisitas ekstrak kunyit pada cell line kanker serviks (HeLa) secara in vitro. Konsentrasi ekstak kunyit yang digunakan adalah 150 μg/ml dan 100 μg/ml. Sel HeLa (5 x10ⴠsel/well) dikultur dalam RPMI 1640 semalam sebelum stimulasi. Ekstrak etanol kunyit (150 μg/ml atau dan 100 μg/ml) ditambahkan pada kultur HeLa dan diinkubasi selama 24 jam dalam medium tanpa antibiotik. Analisis profil kematian sel HeLa dilakukan dengan menggunakan mikroskop fluoresence setelah pewarnaan dengan Hoechst 33342. Doksorubisin (0,5625 μg/ml) digunakan sebagai kontrol positif induksi apoptosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Curcuma longa menyebabkan kerusakan sel yang ditandai dengan fragmentasi nukleus. Analisa statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok stimulasi dalam jumlah sel yang mengalami kerusakan. Disimpulkan bahwa ekstrak Curcuma longa mampu menginduksi kerusakan sel HeLa yang mengarah pada apoptosis.
Published
2016-03-23
Issue
Section
Research
Citation Check
License
Authors who publish in Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under CC BY-SA 4.0








